Kejadian aneh dalam dunia perbankan kini kembali terulang, kejadian yang dialami warga Pangkalan Kerinci ini, isi rekening Bank Mandiri miliknya mendadak bertambah hampir Rp 100 Triliun dalam kurun waktu dua hari.
Sampai saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab rekening Mandiri milik Tomedy yang seharusnya isinya tidak sampai Rp 500 ribu itu meledak menjadi puluhan triliun rupiah. Apakah hal ini adanya permainan para hacker atau karena kebobrokan sistem yang dimiliki Bank Mandiri kantor cabang Pangkalan Kerinci. Peristiwa aneh ini telah dilaporkan pemilik rekening ke kantor Bank Mandiri.
“Untuk sementara, katanya rekening saya diblokir dulu. Mereka juga tidak tahu kok bisa terjadi seperti itu,” ujar Tomedy kepada tribun pekanbaru, Kamis (10/3/2016).
Tomedy menceritakan awal cerita rekening gendut miliknya. Pada awalnya hari Selasa (8/3/2016) siang, dia berniat menyetor uang sebanyak Rp 250 ribu ke rekeningnya. Setelah mendatangi kantor Bank Mandiri, Namun karena antrian yang cukup panjang di depan kasir, Tomedy mengurungkan niatnya dan akhirnya mengunjungi ATM dengan layanan setoran tunai, yang ada disamping kantor bank.
Lima lembar uang pecahan Rp 50 ribu dimasukan ke mesin ATM. Setelah mesin memproses dan transaksi berhasil, kertas resi penyetoranpun keluar. Seperti biasanya, kertas resi itu dilipat menjadi pembungkus ATM dan dimasukan ke kantong kecil didompetnya. Tanpa ada rasa curiga, pemuda ini bergegas pulang ke rumah.
“Sampai di rumah, saya iseng-iseng melihat struk (resi) dan saya kaget melihat saldo terakhirnya. Kalau boleh jujur, uang saya mungkin tak sampai Rp 500 ribu di dalamnya,” urainya.
Padahal saldo yang tertera hampir Rp 1 Miliar atau mencapai Rp 999.964.882,-. Belum percaya dengan angka yang tertulis di kertas resi, ia mencoba melakukan transaksi pengecekan saldo terakhir, melalui layanan SMS Banking.
Rasa herannya semakin menjadi-jadi dan isinya meledak nyaris mencapai Rp 100 triliun atau sekitar Rp 99.999.999.648.821,-.
Janggal dengan isi rekening itu, Tomedy kembali mendatangi kantor Bank Mandiri meski jam pelayanan hampir ditutup.
Setelah menceritakan seluruh kejadian kepada costumer service (CS), pegawai bank itu heran dan penasaran. Petugas CS itu pun berkonsultasi dengan pimpinan terkait transaksi janggal itu.
“Katanya baru kali ini terjadi seperti itu. Mereka juga tidak tau bagaimana itu bisa terjadi dan dari mana asal uangnya. Sementara saya diminta menunggu, sampai sekarang belum ada kabarnya,” tambah Tomedy.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan Komentar Anda Pada Formulir dibawah ini !